Otomasi Industri : Penerapan Pada Proses Manufaktur

otomasi-industri

Otomasi Industri sendiri merupakan seperangkat teknologi yang menggunakan sistem dan controller, seperti perangkat lunak komputer dan robotika. Hal ini memungkinkan semua proses berjalan otomatis dan tanpa memerlukan operator manusia.

Penggunaan mesin otomasi pada sektor industri mulai banyak digunakan seiring dengan upaya pemerintah untuk mendorong penerapan industri 4.0 di Indonesia. Setelah membahas pengertian, jenis dan keunggulan dari mesin otomasi industri pada artikel pengertian otomasi industri. Sekarang kita akan membahas penerapan otomasi industri pada proses manufaktur.

Proses produksi yang sesuai dengan otomasi industri

  • Repititive Manufacturing atau Manufaktur Berulang

Repititive Manufacturing adalah proses yang digunakan untuk memproduksi produk yang sama dalam periode waktu yang tidak sebentar dan juga dalam jumlah besar. Jenis manufaktur ini menggunakan jalur lini produksi untuk memproduksi barang. pengaturan pembuatan, bahan, atau perubahan lain dapat dilakukan dari sewaktu waktu. Kecepatan proses atau produksi pun juga dapat disesuaikan dengan permintaan dengan tetap menerapkan langkah-langkah dengan urutan yang konstan.  Fasilitas Repititive Manufacturing dapat beroperasi 24/7 dengan pengawasan operator yang relatif sedikit namun tetap mempertahankan tingkat produksi yang tinggi.

Repititive Manufacturing biasanya digunakan dalam industri elektronik atau otomotif. Jenis manufaktur ini dapat dicapai dengan menggunakan otomasi industri tipe Fixed Automation dan Programmable Automation

  • Discrete Manufacturing

Discrete manufacturing adalah salah satu proses produksi yang memungkinkan adanya variasi selama prosesnya. Jenis ini menggunakan jalur produksi yang menyebar sehingga memungkinkan sejumlah proses yang berbeda pada berbagai tahap produksi. Namun, opsi terbatas dan di luar beberapa set variabel, perubahan dinamis tidak diperbolehkan. Lini produksi pabrikan yang terpisah juga cenderung menciptakan produk yang mirip satu sama lain, dan, seperti jalur pabrikasi berulang, umumnya memproses komponen padat atau pra-pembentukan.

Discrete manufacturing umumnya digunakan dalam industri berikut industri tekstil, kebutuhan rumah tangga dan elektronik maupun medical industry. Jenis manufaktur ini dapat dikombinasikan dengan otomasi industri tipe Flexible Automation.

  • Job Shop Manufacturing

Berbeda dengan proses manufaktur Repititive dan Diskrit yang penggunaannya pada jalur produksi, jenis manufaktur job shop ini terjadi dalam area produksi yang ditentukan. Produk tetap berada di sebuah area kerja yang dilengkapi dengan alat yang diperlukan. Job Shop Manufacturing menghasilkan produk yang lebih kompleks dan biasanya digunakan untuk proses produksi yang lebih kecil. Jenis manufaktur ini juga masih melibatkan tenaga kerja manusia yang cukup banyak dibandingkan dengan proses manufaktur lainnya.

Job Shop Manufacturing biasanya digunakan di industri Custom machinery dan Hand-crafted consumer goods. Jenis manufaktur ini dapat dicapai dengan otomasi industri tipe Flexible Automation. Namun, banyak operasi mungkin memerlukan lebih banyak tenaga kerja manual dan melibatkan operator manusia mengendalikan tugas otomatis yang lebih kecil.

  • Batch Process Manufacturing

Batch atau Process Manufacturing menangani proses produksi yang lebih kecil. Metode manufaktur ini adalah produk dibuat dalam kelompok atau jumlah tertentu, dan dalam jangka waktu tertentu. Sebuah batch dapat melalui serangkaian langkah dalam proses manufaktur besar untuk membuat produk akhir yang diinginkan. Hal inilah yang menyebabkan proses ini disebut “batch” atau sesekali.

Batch Process Manufacturing biasanya digunakan dalam industri Food and beverage dan Farmasi. Jenis manufaktur ini dapat dicapai dengan Integrated Automation dan Flexible Automation.

  • Continuous Process Manufacturing

Continuous process manufacturing menawarkan pemrosesan yang konsisten dan secara terus menerus. Bahkan prosesnya bisa berlangsung 24/7 dengan proses produksi yang dari awal hingga akhir tidak berubah

Continuous process manufacturing biasanya digunakan dalam industri Food and beverage, Industri Farmasi dan Bahan Kimia dan juga Pertambangan (Minyak dan Gas). Jenis manufaktur ini dapat dicapai dengan oIntegrated Automation dan Flexible Automation.

Itu tadi merupakan jenis-jenis proses manufaktur atau proses produksi yang menunjang penerapan ptpmasi industri dengan menggunakan mesin otomasi. Jika anda membutuhkan mesin otomasi, kami menyediakan mesin otomasi secara custom sesuai dengan kebutuhan anda.

Silahkan konsultasikan terlebih dahulu mesin otomasi yang anda inginkan kepada kami dengan menghubungi kami melalui email atau WhatsApp yang telah tersedia. Untuk informasi produk lainnya, silahkan kunjungi halaman katalog produk kami dan jangan lupa follow media sosial kami untuk informasi menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *